Humor Mukidi Bikin Ngakak Terpingkal-pingkal (4)
(4) Mukidi melihat mbah Kartinem sedang
kebingungan di kantor pos.
"Bisa saya bantu
nek?"
"Tolong pasangin perangko
sama tulis alamatnya nak."
"Ada lagi nek?"
"Bisa bantuin tulis isi
suratnya sekalian?" Mukidi mengangguk. Si mbah lalu mendiktekan surat
sampai selesai.
"Cukup nek?"
"Satu lagi nak. Tolong di
bawah ditulis: maaf tulisan nenek jelek."